Tampilkan postingan dengan label tutorial css. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tutorial css. Tampilkan semua postingan
Dalam CSS, terdapat cascade yang merupakan metode untuk mengatur style supaya tidak
terjadi konflik. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut ini.
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<title>CSS Guide</title>
<style type="text/css">
p {
color: red;
}
em {
color: green;
}
</style>
Style pada CSS memiliki struktur sebagai berikut
Selector digunakan untuk menentukan pada elemen apa style tersebut diterapkan.
Selector dapat berupa nama id elemen atau nama class. Bagian deklarasi menerangkan
style yang akan dibuat. Bagian ini terdiri dari properti dan value. Properti dapat diisi
dengan jenis warna, ukuran, perataan margin dll, sedangkan value diisi dengan nilai dari
propertinya, misalnya red untuk warna dll. Setiap akhir penulisan properti dan value
harus diakhiri dengan tanda titik koma (semicolon). Tanda ini juga digunakan sebagai
pemisah antar satu properti dengan properti lain.
Pendahuluan
CSS yang memiliki kepanjangan Cascade Style Sheet ini digunakan para web designer
untuk mengatur style elemen yang ada dalam halaman web mereka, mulai dari
memformat text, sampai pada memformat layout. Tujuan dari penggunaan CSS ini adalah
supaya diperoleh suatu kekonsistenan style pada elemen tertentu.
Perkembangan CSS sendiri diawali pada tahun 1996, dimana W3C (World Wide Web
Consortium), sebuah konsorsium untuk standarisasi web, menyusun draft proposal untuk
membuat CSS ini dan akhirnya dapat berjalan. Selanjutnya pada pertengahan tahun 1998,
W3C mengembangkan CSS2 yang diperbarui untuk kepentingan media lain (tidak hanya
untuk PC web browser). Akhirnya mulai pada tahun 2000, telah dikembangkan CSS3
oleh W3C yang sampai saat ini masih terus diperbarui lagi.
Namun pada saat ini, hanya CSS2 yang masih didukung oleh kebanyakan web browser,
tapi tidak demikian halnya untuk CSS3. Masih sedikit web browser yang mendukung
CSS3. Oleh karena itu pada tutorial ini hanya akan dibahas mengenai CSS2 saja.
Keuntungan Penggunaan CSS